oleh

Gunakan Delapan Pesawat Carteran, Rider dan Kru MotoGP Tinggalkan Lombok

Dengar.id, NTB – Usai menggelar balapan pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP di Pertamina International Street Circuit dari 18-20 Maret, para kru dan pembalap baik IATC, Moto2, Moto3 dan pembalap MotoGP secara bergantian meninggalkan Lombok.

Hal itu terpantau, sejak Minggu malam (20/03/2022) hingga Senin (21/03/2022) sore, dari aktivitas mereka di Bandara Internasional Zainul Majdi (BIZAM) Lombok. Mereka terbang ke Jakarta sebelum berangkat ke negara mereka masing-masing.

judul gambar

Para pembalap dan kru timnya tersebut, menggunakan delapan penerbangan Mereka terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan AirAsia. Hal ini, berbeda saat mereka datang menggunakan sembilan penerbangan.

Dan, tidak menutup kemungkinan juga para kru ada yang menggunakan penerbangan komersil untuk pulang. Mengingat kepulangan para kru dan pembalap ini berbarengan dengan para penonton juga.

Stakeholder Relations Manager PT Angkasa Pura I, Arif Haryanto menyatakan, para pembalap sudah mulai pulang lewat bandara mulai Minggu malam sudah ada 4 penerbangan yang mereka gunakan. Ada yang berangkat mulai pukul 16.00 Wita sampai malam. “Semua yang berangkat untuk kru dan pembalap semuanya menuju Jakarta,” ungkap Arif Haryanto, Senin (21/03/2022).

Setelah pada malam harinya ada empat penerbangan, maka pada Senin penerbangan untuk kru dan pembalap juga ada empat.  Sehingga kepulangan para kru dan pembalap ini bisa tuntas selama dua hari. “Sekarang (kepulangan) memang hanya menggunakan delapan penerbangan. Tidak seperti kedatangan, mereka menggunakan sembilan penerbangan. Mungkin ada kru yang menggunakan pesawat komersil bergabung dengan penumpang lain,” tambahnya.

Pihaknya belum mengetahui detail siapa pembalap yang pulang pertama kali, mengingat pihak bandara tidak memantau satu per satu profil para pembalap. Namun total penumpang yang sudah pulang dari bandara mencapai 6800.

Sementara yang tiba pada hari Minggu ada 6200. ”Pada hari Minggu sampai malam itu ada sekitar 13.000 penumpang dan tiba di bandara,” terangnya.

Baru pada Senin kemarin akan menjadi puncak untuk mereka yang berangkat dari bandara dan angkanya bisa sampai 11.000 yang untuk berangkat saja, belum terhitung yang datang sekitar 3000.

Sehingga ada sekitar 14.000 orang yang tiba dan berangkat dari bandara menggunakan sekitar 136 penerbangan tiba dan berangkat. “136 penerbangan ini menjadi angka yang tertinggi untuk jumlah penerbangan dan angka 14.000 orang jumlah yang tertinggi juga selama bandara berdiri,” terangnya.

Komentar