oleh

Ketua MK Anwar Usman Meminang Adik Kandung Presiden

Dengar.id, Jakarta – Kabar bahagia datang dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang akan segera melepas masa dudanya.

Status duda, Hakim Konstitusi ini setelah istrinya bernama Suhada Ahmad Sidik, meninggal dunia pada 26 Februari 2021 yang lalu karena serangan jantung.

judul gambar

Kembali ke berita bahagia, berbagai sumber yang diperoleh Dengar.id mengungkapkan, calon pendamping Hakim konstitusi asal Bolo-Bima ini, adalah adik kandung nomor tiga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bernama Idayanti.

Keduanya direncakan akan melangsungkan pernikahan pada bulan Mei 2022 mendatang. Kabar ini pun dibenarkan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan putra sulung Presiden Ke-7 Republik Indonesia.

Dikatakannya, bibinya yang bernama Idayanti telah menerima lamaran dari Ketua MK. Prosesi itu, dilakukan saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Solo selama dua hari yakni 11-12 Maret lalu.

“Iya (Sabtu 12 Maret 2022 sudah lamaran),” kata Gibran saat menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota Solo, Senin (21/3/2022).

Hanya saja saat acara prosesi lamaran itu, Gibran tidak bisa hadir dan menyaksikan prosesi, lantaran masih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas wali kota, Loji Gandrung.

“Lha kemarin saja masih lemes banget. Kemarin aja keluar ketemu GPK saja masih lemes,” ucapnya.

Ditanya kapal akan dilangsungkan acara pernikahan? Walikota Solo ini mengaku tak tahu secara pasti kapan tanggalnya. ”Informasinya sih, pada bulan Mei. Kalau tanggalnya, aku belum tahu,” selorohnya.

Ayah Jan Ethes Srinarendra ini menambahkan, tidak mengetahui tempatnya apakah di Solo atau Jakarta. “Lha itu sudah tahu. Tanya yang bersangkutan, (jadwal pernikahan), aku ora ngerti (tidak tahu),” pintanya.

Diketahui, Idayanti saat ini berstatus janda usai suaminya Hari Mulyono meninggal dunia pada 2018, akibat penyakit stroke. Dia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada tahun 2018. Dari pernikahan keduanya, dikaruniai 2 anak, yakni Septiara Silvani Putri dan Aditya Rimbo Galih Samudra.

Komentar