oleh

Pemkab Dompu Gencar Deklarasi ‘Lima Pilar STBM’

Dengar.id, NTB – Pemerintah Kabupaten Dompu terus menggelorakan Pencanangan (Deklarasi) Program Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). “Dari delapan kecamatan yang ada, kita sudah deklarasi di empat kecamatan, yakni Pajo, Manggelewa, Woja, Kilo, dan Kecamatan Pekat,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan Perantau Putra, saat dihubungi Dengar.id, Rabu (6/4/2022).

Sementara yang lainnya, akan menyusul pada Mei dan Juni mendatang. Sekda mengatakan, tujuan pencanangan lima pilar STBM ini adalah untuk mewujudkan perilaku masyarakat higienis dan saniter secara mandiri.

judul gambar

”Goals-nya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,” jelasnya.

Menurutnya, derajat kesehatan masyarakat yang baik akan dapat diwujudkan dengan menggencarkan pencanangan lima pilar STBM di masing-masing wilayah.

”Program ini memberikan pemahaman (edukasi) kepada masyarakat betapa pentingnya berprilaku hidup bersih dan sehat,” terang Mantan Kepala Dinas Kesehatan era Haji Bambang M. Yasin (HBY) periode pertama.

Ia memaparkan, kelima pilar STBM itu terdiri dari stop Buang Air Besar Sembarang Tempat (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air minun dan Makanan di Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Pengamanan Limbah Air Rumah Tangga (PLA-RT).

”Pelaksanaan lima Pilar STBM akan  membantu masyarakat untuk mencapai tingkat higienes yang  paripurna. Sehingga akan  terhindar dari  penyakit dan kematian akibat sanitasi yang tidak sehat,” bebernya.

Lebih lanjut Sekda yang akrab disapa Mas Toto ini menuturkan, pelaksanaan dan penerapan lima Pilar STBM di masa pandemi ini perlu di tingkatkan dan dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari terutama Pilar kedua CTPS.

”Ini menjadi salah satu upaya pencegahan Covid-19 di masa pandemi yang melanda dunia saat ini yang tren saat ini sudah menurun,” ungkapnya.

Lanjut Sekda, dirinya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh Kabupaten Dompu untuk menyukseskan kegiatan ini.

”Partisipasi dan kesadaran bersama harus terus digalakan oleh pemerintah. Dan ini bukan hanya pekerjaan pemerintah semata, tetapi butuh partisipasi dan peran aktif  masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, tokoh pemuda dan semua masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, pria yang hobi Gowe ini, mengajak seluruh elemen daerah sesuai dengan fungsinya masing-masing untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan derajad kesehatan masyarakat melalui program lima Pilar STBM ini.

“Kepada semua pihak untuk diharapkan dapat memberikan  kontribusi dalam membantu masyarakat dengan program-program pembangunan sarana sanitasi yaitu  jamban. Sehingga tercapailah Dompu Mashur (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) yang menjadi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Dompu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Maman SKM, M.MKes, mengatakan progres Program Lima STBM di Kabupaten Dompu sudah 71 desa/kelurahan.

”Saat ini sudah mencapai 87,65 persen, dari dari jumlah 81 desa/kelurahan dan masih tersisa 10 desa/kelurahan,” paparnya.

Dikatakannya, untuk wilayah desa dan kelurahan yang belum mendeklarasikan akan segera dituntaskan sehingga mencapai angka 100 persen.

”Selama pelaksanaan berlangsung berjalan dengan aman, tertib dan selalu partisipasi aktif dari masyarakat juga stakeholder ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan,” jelasnya.

Terpisah, Camat Kilo, Dra. Siti Nurnaimah mengungkapkan, pihaknya telah mendeklarasikan program tersebut, pada Sabtu 2 April 2022.

”Enam desa di Kecamatan Kilo suda kita deklarasi secara bersamaan di tingkat Kecamatan,” tandasnya.

Atas kelancaran kegiatan tersebut, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan deklarasi pencanangan bertema Sanitasi Tanggung Jaab Bersama  ‘SANTABE’ tersebut.

”Deklarasinya kami kemas menarik dengan bertema lokal daerah. Semua peserta kami haruskan memakai pakaian adat,” jelasnya.

Menurutnya, menindaklanjuti pencanangan tersebut kedepan semua desa yang ada di wilayah Kecamatan Kilo akan dilakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala.

”Kita ingin program ini benar-benar diimplementasikan dalam program desa dan kehidupan masyarakat sehari-hari. Terkait sarana dan prasarana program ini, kita akan bantu,” tegasnya.

Diketahui, pada akhir Maret dan awal April lalu, Pemerintah Kabupaten Dompu telah mendeklarasikan Program Lima Pilar STBM di  Kecamatan Woja, Jumar 31 Maret dan pada Sabtu 2 April lalu digelar di Kantor Camat Kilo.

Komentar