oleh

Wujudkan 1000 UMKM, Bupati Bima Launching Si PERKASA Plus

Dengar.id, NTB – Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE melaunching Program Sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi, Pendampingan dan Pemberian Sarana dan Prasarana (Si PERKASA Plus) di Lokasi Latihan Kerja (LLK) Kabupaten Bima – Jatiwangi, Rabu (16/03/22).

“Alhamdulilah, atas dukungan seluruh Perangkat Daerah khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hari ini Si Perkasa Plus bisa kita launcing,” kata Bupati saat memberi sambutannya.

judul gambar

Dikatakannya, program ini merupakan salah satu visi Bima RAMAH dalam menciptakan seribu wirausaha baru.

“Intinya, menjadi sukses tidak harus menunggu tua, tetapi mengawali karir dengan penuh perjuangan, kerja keras dan cerdas. Yakinlah sukses itu bukan hanya pada orang-orang yang memiliki kemampuan lebih ataupun pendidikan yang lebih, tetapi sukses itu bisa diraih dari setiap insan yang mau bekerja keras dan memiliki niat yang tulus,” papar Umi Dinda sapaan akrab Bupati Bima.

Tentunya untuk mewujudkan 1.000 wirausaha ini, lanjut Politisi Golkar ini, tidak hanya oleh Disnakertrans tetapi juga oleh beberapa OPD antara lain Dinas Perindag, Dinas Koperasi UMKM dan OPD terkait yang memang memberikan dukungan pelatihan bagi peningkatan kemampuan dan keterampilan peserta.

”Perlu ada kolaborasi dan pola komunikasi yang intensif antara SKPD-SKPD terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Nakertrans Kabupaten Bima Fatahullah S.Pd dalam laporannya memaparkan, Si PERKASA Plus mengadopsi kurikulum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan untuk mencapai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

”Si Perkasa ditujukan untuk merealisasikan Visi dan Misi Bupati Bima dalam upaya menciptakan 1.000 wirausaha baru, juga upaya mengurangi angka pengangguran yang dengan sendirinya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” bebernya.

Hal lain dari kegiatan ini adalah kegiatan inkubasi bisnis untuk meningkatkan  kompetensi tenaga kerja yang sudah mempunya bidang usaha.

“Setelah mendapatkan kompetensi, para peserta pelatihan akan mendapatkan sarana usaha atau tolkit dan untuk memastikan keberhasilan menjadi wirausaha baru akan didampingi oleh Disnakertrans “. tuturnya.

Untuk memastikan keahlian, peserta akan diberikan kurikulum dengan 70 persen porsi  praktek dan 30 persen teori selama 240 sampai 360 jam atau 43 hari pelatihan.

”Untuk mengoptimalkan  keahlian peserta dibatasi maksimal 16 peserta per kelas,” Jelas Fatahullah.  Acara ini dihadiri oleh, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima Ilham Yusuf SH, Staf Ahli Bupati Bima, Kadis Nakertrans Fatahullah S.Pd dan para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Bima.

Komentar