Nobar Film Series Ellyas Pical, Menpora Dito Apresiasi Film Mampu Menginspirasi Terutama Generasi Muda

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri acara nonton bareng (nobar) film series Ellyas Pical di Cinepolis Senayan Park, Rabu (5/6) malam. 

Menpora Dito tiba di lokasi sekitar pukul 19:00 WIB dan langsung menempati deretan kursi tengah. Ia duduk bersama dengan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, Petinju legendaris Indonesia Ellyas Pical dan Aktor  Denny Sumargo.

Menpora Dito menyampaikan apresiasinya terhadap film yang dianggap mampu menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda.

“Saya ingin mengapresiasi Falcon Pictures yang sudah berinisiatif membuat film seri yang mengangkat perjalanan Ellyas Pical menuju juara dunia,” ujar Menpora Dito.

Dari seri pertama, lanjutnya, bisa dilihat bahwa Ellyas Pical berasal dari pulau yang jauh dari Jakarta, tetapi dia memiliki mimpi untuk menjadi juara dunia. 

“Kisah Ellyas Pical adalah contoh nyata bahwa dengan tekad dan kerja keras, beliau tetap bisa mencapai mimpinya. Dan film ini bisa memotivasi anak-anak muda Indonesia untuk terus berjuang dan tidak mudah menyerah,” ujarnya

Sementara itu, Marciano Norman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menpora Dito yang hadir untuk menyaksikan film Ellyas Pical.

“Malam ini, saya mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang tinggi kepada Mas Menteri yang telah meluangkan waktu untuk bersama kami menonton film Ellyas Pical,” katanya.

“Ellyas Pical menjadi kebanggaan buat kita semua atas kejayaan meraih juara dunia.
Semoga film ini menjadi momen penting dalam kebangkitan tinju profesional di Indonesia. Dan tentunya kita berharap generasi muda juga dapat membuat Indonesia bangga dengan prestasinya,” tambahnya.

Film Ellyas Pical yang diproduksi Falcon Pictures dibagi dalam enam episode. Film mengisahkan perjalanan hidup Ellyas Pical, seorang legenda tinju Indonesia yang berasal dari desa terpencil di Saparua, Maluku. 

Perjalanan Ellyas dari masa kecil yang penuh keterbatasan dan diskriminasi hingga mencapai puncak kejayaan sebagai juara dunia tinju kelas super terbang IBF sangat luar biasa. 

author avatar
arif dengar.id

Komentar