Kuota Haji Tahun 2024 : NTB Dapat 4.499 dari 221.000 Jatah Indonesia

Dengar.id, MATARAM – Pemerintah Arab Saudi telah menginformasikan besaran kuota haji tahun 2024. Kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 jemaah.

Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler, Kemenag Provinsi NTB, Hj. Sri Latifa Muslim mengatakan, dari jumlah tersebut, Provinsi NTB mendapatkan sebanyak 4.499 kuota, yang dibagi dalam empat kelompok.

Kuota jemaah haji reguler sebanyak 4.226. Kemudian sebanyak 225 kuota atau 5 persen dari jumlah kuota untuk jemaah haji prioritas lansia.

“Sisanya 36 kuota untuk Petugas Haji Daerah (PHD) dan 12 kuota untuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH),” kata Latifah dikutif dari NTBsatu belum lama ini.

Sementara itu, untuk kuota tambahan sebanyak 20.000 jemaah yang diberikan Putra Mahkota, juga Perdana Menteri (PM) Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman belum dibagikan.

“Yang 20.000 kuota tambahan itu belum dialokasikan ke masing-masing provinsi,” ujarnya.

Latifa menyampaikan, jumlah calon jemaah haji yang sudah mendaftar sebanyak 150.000 – an lebih. Jumlah tersebut masuk dalam daftar tunggu.

Dari jumlah tersebut, belum ada calon jemaah haji yang sudah membayar lunas. Hal itu karena Peraturan Presiden (Perpres) tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Peraturan Menteri Agama (PMA) pelunasan belum dikeluarkan.

“Karena Perpres Bipih dan PMA pelunasan belum ada. Jadi jemaah haji belum ada yg melakukan pelunasan,” tandasnya.

“Hanya saja bagi jemaah yang masuk rilis berhak lunas 2024 sudah mulai bisa melakukan cicilan pelunasan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, DPR dan Kemenag menyepakati, besaran rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024 sebesar Rp93,4 juta. Adapun biaya tersebut, naik sekitar Rp3,4 juta dibandingkan tahun 2023, yakni Rp90 juta.

author avatar
arif dengar.id

Komentar