Ganjar-Mahfud akan Berdayakan dan Sediakan Dana Insetif untuk Kader Posyandu

Dengar.id, JAKARTA – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Prof Mahfud MD akan menyediakan dana insentif bagi para kader Posyandu di seluruh Indonesia sebesar Rp500 ribu per bulan.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para kader Posyandu yang telah bersusah payah membantu menjaga kesehatan ibu, balita dan ikut menurunkan angka stunting.

‘’Nanti kita akan mendata para kader Posyandu ini dengan baik, guna mendapatkan dana insentif sebesar Rp500 ribu per bulan,’’ kata Haris Pertama selaku juru bicara (Jubir) Tim Pemanangan Nasional (TPN) Ganjar – Mahfud dalam keterangan resminya, Sabtu (13/1/2024).

Haris menjelaskan, bahwa istri Capres Ganjar, Ibu Siti Atikoh, pada Jumat kemarin (12/1/2024), telah menyampaikan di hadapan 1.500 kader Posyandu di Palembang, bahwa pasangan Ganjar-Prof Mahfud MD akan memberikan dana insentif kepada para kader Posyandu di seluruh Indonesia.

Tentu saja pernyataan ini disambut dengan sangat gembira oleh para kader Posyandu. Pemberian insentif ini memang sangat pantas dan sudah saatnya dilakukan. Mengingat Posyandu adalah garda terdepan penjaga kesehatan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Ibu Atikoh menyampaikan bahwa akan dilakukan Revitalisasi Posyandu, agar fasilitasnya semakin lengkap dan bisa memberikan layanan kesehatan yang maksimal.

Apalagi di Indonesia, terdapat sekitar 338.881 unit Posyandu yang digawangi oleh 1,3 juta kader Posyandu. Sebagian besar dari mereka ini adalah kebanyakan para ibu rumah tangga yang bekerja secara sukarela.

‘’Selama ini, para kader Posyandu bertugas menjaga kesehatan ibu dan balita, juga ikut menurunkan angka stunting,’’ jelas Haris.

Bahkan ke depan, lanjut Haris, para kader Posyandu akan ditambah kapabilitasnya dengan pelatihan pengenalan dan pencegahan penyakit-penyakit pembunuh utama di negeri ini, yakni jantung, stroke, kanker dan diabetes. Mereka akan menjadi garda terdepan untuk menjaga masyarakat dari penyakit-penyakit mematikan tersebut.

Lebih lanjut Haris mengemukakan, dengan pemberdayaan para kader Posyandu ini, paradigm kesehatan di Tanah Air akan berubah 180 derajat, dari fokus pada pengobatan dan penyembuhan (kuratif) menjadi fokus pada pencegahan (preventif) dan gaya hidup sehat (promotif).

‘’Kebijakan memberdayakan dan memberi insentif kader Posyandu ini sungguh revolusioner, akan membuat bangsa Indonesia lebih sehat dan panjang umur. Kita bersyukur dan merasa lega akhirnya sekarang ada pasangan capres dan cawapres yang menghargai para kader Posyandu, yakni Pak Ganjar-Prof Mahfud MD,’’ ungkap Haris.

author avatar
arif dengar.id

Komentar