Dompu Deklarasikan Lima Pilar STBM, Berikut Bentuk dan Isi Komitmenya

Dengar.id, DOMPU – Kabupaten Dompu mendeklarasikan Lima (5) Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tingkat Kabupaten Dompu pada, Senin (18/12/2023).
Deklarasi tersebut berlangsung di Halaman Kantor Camat Dompu. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati (Wabup) Dompu H. Syahrul Parsan, Ketua Tim Pokja PPAS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dr. Made Sopian Pradnya Niratha M. Biomed, Sp.B, Sekda Dompu Gatot Gunawan PP, Dandim 1614/Dompu Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, Kajari Dompu Marlombson Carel Wiliams, dan Wakapolres Dompu Kompol Jamaluddin.

Hadir juga Ketua Pokja AMPL Kabupaten Dompu H. Gaziamanysuri, Kepala Dinas Kesehatan Dompu Maman, Asisten I Setda H. Burhan, Kakan Kemenag H. Syamsul Ilyas, Ketua TP PKK, GOW, DWP, Kepala Lurah/Desa se-Kabupaten Dompu, para praktisi kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM dan tokoh pemuda.

Ke-5 Pilar STBM dimaksud:
1). Stop Buang Air Besar Sembarang Tempat (stop BABS);2). Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS);3). Pengelolaan Air Minun dan Makanan di Rumah Tangga (PAMM-RT);4). Pengamanan Sampah Rumah Tangga; dan5). Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.

Ikrar Deklarasi 5 Pilar STBM tersebut diucapkan para Camat se-Kabupaten Dompu dipimpin Wabup H. Syahrul Parsan.

Dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan 5 Pilar STBM dari Gubernur NTB kepada Wakil Bupati Dompu, serta penandatanganan Komitmen 5 Pilar STBM.
Menurut Wabup, Deklarasi STBM untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Wabup berharap, 2024 Indonesia bisa mencapai sanitasi total untuk seluruh masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN). “Alhamdulillah Kabupaten Dompu sudah mencapai target 5 Pilar STBM di tahun 2023 ini,” tuturnya.

Keberhasilan Program STBM, kata Wabup, tidak hanya hasil kerja pemerintah semata, tetapi juga bagian dari partisipasi dan peran aktif masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, tokoh pemuda yang saling bersinergi dalam membangun masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

Atas nama Pemkab Dompu, Wabup Syahrul mengucapkan terima kasih kepada Tim Pokja Ampl Kabupaten (Bappeda & Litbang, Dinas Kesehatan, DPMPD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perkim), para Camat, para kepala UPTD Puskesmas, dan pemerintah desa/kelurahan.

“Terima kasih juga kepada para tenaga sanitasi lingkungan sebagai champion STBM yang terhimpun pada organisasi HAKLI Kabupaten Dompu, dan pendamping STBM yang pada hari ini sudah mengantarkan Kabupaten Dompu Mendeklarasikan 5 Pilar STBM,” ucapnya.

Selain itu, Wabup berterima kasih kepada Tim Pokja PPAS Provinsi NTB, Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTB, Baznas Provinsi NTB, Yayasan Plan Internasional Indonesia, YKMI, CSR (PT. STM, PT. SMS) dan BUMN (Bank BRI, Bank BSI, Bank NTB dan Pegadaian Cabang Dompu) yang berkontribusi dalam upaya percepatan 5 Pilar STBM menuju Kabupaten Dompu yang Sehat, Bersih dan MASHUR.

Sementara itu, Pj. Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi diwakili Direktur RS Mandabai yang juga Ketua TIM Pokja PPAS Provinsi NTB, dr. Made Sopian Pradnya Niratha M. Biomed, Sp.B, menekankan beberapa hal.

Menurutnya, perlu motivasi, upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman warga masyarakat di bidang kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melalui program 5 Pilar STBM, masyarakat NTB khususnya di Kabupaten Dompu semakin termotivasi, memahami dan melakukan perilaku higienis dan sanitasi yang sehat. Selain, dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain.

Dokter Made mengapresiasi Bupati/Wakil Bupati beserta Pokja STBM Kabupaten Dompu yang terdepan dalam pelaksanaan program STBM, atas langkah-langkah konkret yang telah dilakukan. Apresiasi juga kepada seluruh masyarakat Dompu dan pihak-pihak terkait lainnya.

author avatar
arif dengar.id

Komentar